Masalah:
Bagaimana mendoakan kemantenan semoga hidup rukun dan lekas manunggal, bisa cocok bagaikan tampar. Yang dengan arti satu sama lain tidak pisah lagi.
Jawab:
Hukumnya sunah
Dasar Pengambilan Dalil:
1. | Al-futuhat al-robaniyah VI : 76-77 |
السُّنَّةُ أَنْ يُقَالَ لَهُ بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا بِخَيْرٍ (قَوْلُهُ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا بِخَيْرٍ) اى بِأَنْ تَجْتَمِعَا عَلىَ الطَّاعَةِ وَالأمْرِ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّهْى عَنِ الْمُنْكَرِ وَحُسْنِ الْمُعَاشَرَةِ وَالْمُوَافَقَةِ لِمَا يَدْعُوْ لِدَوَامِ الإِجْتِمَاعِ وَحُسْنِ الاِسْتِمْتَاعِ انتهى .
Artinya:
Sunnah didoakan dengan doa : mudah-mudahan Allah memberkahimu dan memberkahi atasmu, dan mengumpulkan antara kamu berdua dengan baik (pengertian: mengumpulkan diantara kamu berdua) : yaitu; kamu berdua kumpul atas dasar ta’at (pada Allah), amar ma;ruf nahi munkar, dan baiknya hidup berumah tangga dan sesuai apa yang didoakan untuk berkumpul/rukun yang abadi dan mesra.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar